Kamis, 22 September 2011

Pemandangan Alam Anak Gunung Krakatau Pesona Wisata Terindah

Gunung api Krakatau  yang  meletus pada tanggal 7 Agustus 1883 silam dengan kekuatan hingga 21.547,6 kali ledakan bom atom. 40 tahun kemudian atau tepatnya tahun 1927 Krakatau memperlihatkan fenomena menarik. Ledakan The Deadliest Volcano yang sudah lenyap ini melahirkan banyak tumpukan lava dari kawah Gunung Krakatau muncul ke permukaan laut dengan ketinggian satu meter dari permukaan laut.

Namun, ambat laun, kawah itu semakin besar dan bertambah tinggi, hingga akhirnya dinamai Anak Krakatau yang  merupakan  gugusan empat pulau besar yakni : Sertung, Rakata, anak krakatau, dan Panjang. Sebagai gunung api yang aktif, Gunung anak memiliki daya tarik wisata yang menarik. Pemandangan gunung yang indah dengan kepulan lava merah dan kuning keemasan menyembur dari kawahnya, pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan buat diselami, keelokan pulau tropis dengan beraneka pepohonan dan kicauan burung,  pasir pantai yang hitam legam serta keindahan pemandangan dari puncak Anak Krakatau menjadi kekuatan tersendiri untuk datang ke gunung ini.

Lokasi Gunung Anak Krakatau berada di tengah Selat Sunda, sebuah selat yang memisahkan Pulau Jawa dan Sumatera, dua buah pulau besar di Bandar udara internasional utama adalah Soekarno –Hatta  di Jakarta. Dari Jakarta sobat bisa memilih untuk memakai penerbangan singkat ke Bandar Lampung atau mempergunakan kapal Fery melalui pelabuhan Merak. Tujuan utamanya adalah ke Desa Canti sebuah desa kecil di sebelah selatan lampung yang merupakan pelabuhan nelayan terdekat menuju Gunung Anak Krakakatau. Sedangkan dari Bandar Lampung, anda menuju Kalianda lalu berlanjut ke Desa Canti. Namun jika memilih menggunakan kapal feri anda harus menaiki bis dari menuju pelabuhan Merak, Banten, lalu menyeberang dengan kapal feri menuju pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan untuk kemudian menuju desa Canti menggunakan mobil sewa menuju Desa Canti.

Dari dermaga Desa Canti, banyak perahu motor nelayan disewakan untuk mengunjungi Kepulauan Krakatau. Waktu perjalanan mencapai 2,5 jam. harga yang dipatok sekitar Rp 1,2 juta -Rp 1,5 juta untuk 20 orang dalam satu perahu. Sobat bisa memilih alternatif lain yakni paket dari  Krakatoa Nirwana Resort yang terdapat di Desa Merak Belantung, Kalianda. Selain tempat tinggal, resor itu juga menyediakan paket wisata laut, termasuk . Paket Krakatau Volcano Trip untuk 10 orang ditawarkan dengan harga Rp 3,5 juta, termasuk makan siang.

Perjalanan dari Dermaga Canti menuju Gunung Anak Krakatau biasanya dimulai pada pagi hari. Beberapa pulau akan dikunjungi untuk sekedar beristirahat dan juga menikmati keindahan pulau-pulau tersebut.  Pemberhentian pertama setelah perjalanan laut selama satu jam adalah di Pulau Sebuku Kecil, sebuah pulau kecil nan cantik, pantainya berpasir putih dengan hamparan laut biru yang mengelilinginya, pulau ini tak mempunyai penghuni, seluruh bagian pulaunya masih merupakan hutan yang alami, benar-benar cantik.

Pemberhentian selanjutnya adalah Pulau Sebesi sebuah pulau berpenduduk yang paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau  dan memiliki keindahan alam bawah laut. Tidak jauh dari Pulau Sebesi terdapat Pulau umang-umang yang hanya berukuran 50×50 meter persegi, tetapi memiliki keindahan gugusan karang dan pantai pasir putihnya yang masih alami. Anda dapat menikmati Snorkeling disini serta menikmati  makan siang sambil  menikmati panorama alam Pulau Sebesi dan Gunung Anak Krakatau yang sudah di depan mata.

Perjalan selanjutnya adalah menuju Pulau Rakata. Selama 120 menit perjalanan dari Pulai Sebesi maka akan kelihatan puncak  Gunung Anak Krakatau yang berwarna hitam keabu-abuan yang terlihat menyembul di antara bukit pasir yang mengelilinginya. Hanya ada sedikit pohon pinus mengelilingi kaki gunung yang memiliki ketinggian 337 meter itu.

Di Pulau Rakata sobat sudah  dekat dengan gunung anak krakatau. Ditempat ini pula sobat juga bisa melakukan snorkeling di Lagoon Cabe, dimana terumbu karang yang masih alami dan ikan hias berwarna warni terlihat begitu indah bila dilihat langsung di habitatnya.  Menikmati Krakatau yang sedang aktif sangat indah ketika malam hari, jauh lebih cantik daripada disiang hari . Sobat bisa menikmati makan malam sambil melihat lava merah dan kuning keemasan menyembur dari kawahnya.

◄ Newer Post Older Post ►
ARTIKEL GRATIS

Masukan Email Anda Dikotak:

Diantar Oleh FeedBurner